Getuk Khas Magelang

Getuk MagelangYang sedang mampir atau lewat di Magelang dan sekitarnya, jangan lewatkan getuk ini.

Getuk khas magelang ini dibuat dari ubi kayu (singkong), yang diproses dan diberi rasa dan warna, sehingga berbentuk seperti gambar di samping ini. Rasa dasarnya cenderung manis, dipadu dengan aroma essence yang diberikan.

Merk getuknya sendiri bermacam-macam,  Trio (ini yang dulu legendaris), Eco, Marem, Ny. Week (sama dengan merk wajik Ny Week yg dulu terkenal), dan merk-merk lain. Masing-masing mempunyai sedikit perbedaan rasa, jadi silakan disesuaikan dengan selera.

Kalau membeli getuk ini, perhatikan benar-benar tanggal pembuatan/kadaluarsanya. Umur getuk ini pendek, paling banter cuma 2-3 hari. Jadi, jika ingin menikmati kelezatannya secara maksimal, pastikan mendapatkan getuk yang “fresh”.

Selamat menikmati….

Kopi Herbal 7 in 1? Klik di sini

Iklan

Susu Kambing Lebih Mudah Dicerna Bayi

Vera Farah Bararah – detikHealth

img

 

(Foto: thinkstock)

Jakarta, Air Susu Ibu (ASI) masih menjadi makanan terbaik untuk balita. Tapi beberapa ibu juga percaya susu kambing punya khasiat bagus untuk bayi. Apa saja khasiat susu kambing ini?

“Saya sering menyarankan orangtua untuk memberikan susu kambing pada bayinya, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau tidak bisa menoleransi susu sapi. Hal ini karena susu kambing lebih mudah dicerna,” ujar Dr. William Sears, seperti dikutip dari Parenting.com, Jumat (4/2/2011).

Dr Sears menuturkan beberapa orangtua sering melaporkan reaksi alergi dari bayinya akan hilang atau membaik setelah diberikan susu kambing.

Berikut ini beberapa alasan yang membuat susu kambing lebih mudah dicerna oleh bayi yaitu:

1. Mengandung protein alergi yang lebih sedikit.
Gumpalan protein dari susu kambing yang dibentuk oleh asam lambung pada protein (dadih) akan lebih mudah dicerna oleh bayi. Kondisi ini bisa memberikan manfaat lebih terutama bagi bayi yang sering muntah atau memiliki kondisi gastroesophageal refluks (GER) atau masalah pencernaan.

2. Lemaknya lebih mudah dicerna.
Tetesan lemak dalam susu kambing lebih mudah dicerna karena mengandung jumlah asam lemak rantai pendek dan menengah yang lebih tinggi. Kondisi ini memungkinkan bagi enzim usus untuk lebih mudah mencernanya.

3. Mengandung laktosa yang lebih sedikit.
Susu kambing diketahui mengandung jumlah laktosa yang lebih sedikit yaitu sebesar 4,1 persen dibandingkan dengan susu sapi sebesar 4,7 persen. Ada kemungkinan hal inilah yang membuat bayi lebih sedikit mengalami intoleransi dengan laktosa akibat susu kambing.

Susu kambing diketahui mengandung kalsium, vitamin B6, vitamin A, potasium, niasin dan antioksidan selenium yang sedikit lebih tinggi dibanding dengan susu sapi. Tapi kandungan asam folat dalam susu kambing ini lebih sedikit.

Meski begitu, American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan penggunaan susu kambing bagi bayi berusia di bawah 1 tahun, karena ASI masih menjadi satu-satunya pilihan untuk bayi.

Namun jika bayi mengalami alergi terhadap susu sapi, terkadang bayi lebih cocok menggunakan susu kambing tapi itu pun harus melalui konsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak atau ahli gizi anak.

(ver/ir)

sumber: detikhealth.

Suplemen kesehatan anak? Klik di sini