Menyiapkan Bekal Sekolah yang Sehat

Menyiapkan Bekal Sekolah yang Sehat

 

Jakarta – Anak-anak sudah kembali ke sekolah. Bekal sekolah harus kembali dibuat tiap pagi. Agar bekal selalu menarik selera anak ada beberapa trik sederhana yang bisa Anda lakukan. Mulai dari pemilihan menu, bahan hingga cara mengemasnya. Ternyata gampang lho!

Bekal makan siang merupakan menu makan anak di sekolah yang menjadi sumber energi saat belajar. Bekal ini bukan hanya lebih sehat tetapi juga lebih bersih dan terkontrol nutrisinya. Beberapa hal berikut ini bisa Anda lakukan untuk menyiapkan bekal sekolah yang sehat buat anak-anak.

Menu:
Buatlah variasi menu. Jika si kecil sudah cukup umur, ajak dia menentukan pilihan makanan yang akan dibawanya ke sekolah. Bekal tak terbatas pada roti dan nasi saja. Buatlah variasi seperti mi, pasta, atau kentang. Jenis bekal yang berbeda tiap hari akan membuat anak selalu mendapat kejutan saat makan. Menu sebaiknya dibuat per minggu supaya persiapan dan pembuatannya bisa diatur.

Nutrisi:
Selain sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, pasta dan mi, jangan lupa memasukkan sumber protein. Misalnya, ayam, daging, telur, ikan atau seafood, tahu dan tempe. Bahan lain yang tak boleh dilupakan adalah sayuran. Sayuran bisa dicampurkan dalam olahan masakan supaya anak-anak mudah memakannya. Hindari memakai bahan-bahan serba instan karena umumnya mengandung bahan tambahan dan pengawet.

Cita Rasa:
Bekal yang tak disentuh anak umumnya karena rasanya kurang enak. Karena itu cicipilah dulu sebelum dikemas. Buat aneka variasi rasa sehingga anak bisa belajar mengenal aneka jenis makanan sejak dini. Makanan tradisional juga bisa dicobakan untuk mereka.

Tampilan:
Meskipun dikemas dalam wadah, bekal harus tampil memikat. Padukan beragam warna sayuran atau beri sentuhan warna makanan yang menarik. Demikian juga dengan bentuknya. Gunakan cetakan binatang atau bunga atau karakter film kartun untuk membentuk roti, nasi dan bahan makanan lain. Tampilan makanan merupakan hal pertama yang dilihat anak sebelum makan.

Jumlah:
Sesuaikan jumlah makanan bekal dengan porsi yang dimakan anak sehingga tidak ada makanan yang tersisa atau terbuang. Demikian juga dengan jumlah jam istirahat. Jika ada dua kali jeda, sebaiknya, siapkan makanan dalam 2 kali makan. Bisa berupakan makanan lengkap saat makan siang dan aneka jajanan untuk camilan pada saat jeda singkat.

(eka/Odi)

sumber: detikFood

Suplemen kesehatan anakExtragreen jawabnya…

 

Perihal Wiku-HPA
Mari saling berbagi ilmu, pengalaman, tips, dan trik yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: