Bekerja Setelah Libur Panjang Menyebabkan ‘Jet Lag’

img

dok. thinkstock
Selama libur panjang, banyak orang memanjakan diri. Mereka mendapatkan tidur yang lebih banyak pada siang hari dan begadang di malam hari.

Namun, ketika harus dihadapkan kembali pada rutinitas bekerja setelah libur lebih dari seminggu, waktu tubuh atau ‘alarm pada tubuh’ menjadi acak dan tidak menentu.

Akibatnya, orang akan merasa tubuhnya seperti efek yang mirip dengan jet lag. Mereka harus berjuang untuk bangun pagi, merasa lemas, sulit tidur pada malam hari dan mengantuk di siang hari. Hal itu merupakan fenomena yang disebut ‘jet lag sosial’.

Seperti dikutip Telegrapgh, penderita ‘jet lag sosial’ akan mengalami gejala yang mirip jet lag. Gangguan pencernaan, kehilangan nafsu makan, sulit berkonsentrasi, kekurangan energi, kelelahan dan mudah tersinggung merupakan tanda Anda mengalami ‘jet lag sosial’.

Untuk mengembalikan waktu tubuh ke fase normal, usahakan bangun pagi. Setelah bangun, sempatkan untuk olahraga, minum segelas air putih setelah bangun tidur dan makan-makanan yang sehat. Dengan melakukan kegiatan tersebut, tubuh akan kembali normal dalam waktu beberapa hari.

(kik/kik)

sumber: Wolipop

Perihal Wiku-HPA
Mari saling berbagi ilmu, pengalaman, tips, dan trik yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: