Kurangi Makanan Manis Saat Sahur Agar Tak Cepat Lemas

img
(Foto: thinkstock)

Jakarta, Sebagian besar umat Muslim di Indonesia mulai menjalankan ibadah puasa ramadhan. Jangan malas bangun sahur karena ini penting untuk menjaga stamina tubuh. Tapi sebaiknya kurangi makanan manis saat sahur karena bisa bikin lemas dan cepat lapar.

“Sebaiknya menghindari makanan yang cepat meningkatkan rasa lapar seperti terlalu manis,” tulis DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Departemen Ilmu Gizi FKUI kepada detikHealth, Minggu (31/7/2011).

Makanan manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa cepat lapar. Fungsi insulin adalah memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi.

Menurut Dr Tati, sapaan akrabnya, makanan yang terlalu manis akan meningkatkan gula darah secara cepat namun kemudian akan menurunkannya secara drastis, yang akhirnya akan menyebabkan tubuh kekurangan zat gula sebagai zat tenaga sehingga tubuh cepat lemas dan mengantuk.

Makanan yang manis hanya bertahan 2 jam setelah dimakan. Padahal kita harus menahan puasa selama 14 jam jadi akan ada waktu 12 jam kondisi tubuh akan lemas.

“Saat sahur, makanan tetap dengan pola gizi seimbang terutama cukup protein dan lemak dari lauk-pauk sebagai cadangan energi jangka panjang,” lanjut Dr Tati.

Selain protein dan lemak dari lauk-pauk, karbohidrat juga perlu mendapat perhatian. Agar memiliki tubuh yang bugar saat berpuasa, maka menu karbohidrat yang ideal untuk sahur adalah ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah dan buah-buahan.

Jenis karbohidrat ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang kadar gulanya rendah dan menahan kenyang lebih lama hingga 6 jam.

Karbohidrat kompleks ini bisa disimpan di liver dan otot sebagai glikogen (zat sebelum menjadi glukosa). Jika tubuh kekurangan energi, cadangan glikogen inilah yang akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi.

Bila Anda terlambat bangun dan hanya memiliki sedikit waktu untuk sahur, Dr Tati menyarankan untuk mengonsumsi susu dengan serealia sayur, buah, serta air putih. Menu tersebut dapat memberi Anda cadangan energi dengan waktu makan yang sedikit.

(mer/ir)

sumber: detikHealth

Ngopi sekaligus mendapatkan khasiat Herba? Klik di sini…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: