Inilah Caranya Agar Anak Doyan Sayur dan Buah

author : K. Tatik Wardayati

trik agar anak doyan sayur dan buah

Sayur dan  buah memang sumber makanan yang kaya serat, vitamin dan mineral. Tapi orang tua seringkali mengalami kesulitan memperkenalkan aneka buah dan sayur pada anak. Anak pun cenderung pilih-pilih, hanya pada beberapa jenis sayur atau buah saja. Itu saja masih bagus! Karena ada banyak anak yang bahkan tidak menyukai sayur dan buah sama sekali.

 

Bagaimana menyiasati agar si kecil menyukai beragam sayur dan buah?

 

  • Kenalkan aneka sayur dan buahIndonesia termasuk negara tropis yang menghasilkan beragam jenis sayur dan buah. Tugas orang tua memperkenalkan pada anak dengan menyajikan beragam jenis sayur dan buah dalam menu harian di rumah. Selain itu beritahu anak bahwa setiap sayur dan buah memberikan manfaat gizi yang berbeda-beda.
  • Perkenalkan dalam porsi kecilBerikan dalam porsi yang kecil apabila ingin memperkenalkan jenis sayur dan buah yang baru. Biarkan anak mencicipi secara utuh setiap jenis sayur atau buah, jangan dicampur dengan jenis makanan lain. Ini dimaksudkan untuk memperkaya cita rasa anak terhadap makanan yang baru dicicipinya.
  • Sajikan dalam bentuk makanan yang disukaiMenyelipkan potongan sayur dalam makanan yang ia sukai, merupakan salah satu trik menyajikan buah dan sayur bagi si kecil. Misalnya, selipkan sayuran dalam bakso buatan sendiri, shrimp roll, egg roll¸ nuggetpizza, atau spageti. Buah juga bisa diberikan dalam bentuk es krim.
  • Sajikan dalam bentuk yang menarikOrang tua dapat menyajikan makanan dalam bentuk yang menarik dan dalam porsi yang tidak terlalu besar. Misalnya berikan wortel rebus yang telah dibentuk beruang, atau rangkaian bunga dari kembang kol dan brokoli. Demikian juga dengan buah.
  • Libatkan anak dalam proses penyajianAjak anak untuk memilih menu yang menggunakan bahan dasar sayur atau buah. Libatkan dalam proses pembuatan dan penyajian. Kemudian, cicipi bersama. Kegiatan ini akna memberikan pelajaran dan pengenalan makanan yang berkesan bagi si kecil.
  • Ajak anak berbelanja sayur dan buahAjaklah si kecil mengunjungi pasar tradisional atau pasar swalayan. Libatkan si kecil dalam memilih buah dan sayur yang baik. Anak pasti menikmati proses jual beli yang terjadi.
  • Mengunjungi kebun atau area pertanianPada suatu waktu buatlah kesempatan untuk mengunjungi kebun buah atau area pertanian sayur untuk memberi kesempatan pada mereka melihat langsung bagaimana sayur dan buah diperoleh.
  • Pilihkan bacaan yang memperkenalkan sayuran dan buahPilihkan buku-buku yang memiliki tema sayur dan buah. Perkenalkan pula aneka sayuran dan buah khas setiap daerah atau negara.
  • Model permainan sayuran dan buah-buahanTiruan model sayur dan buah dapat dijadikan alternatif imajinasi anak. Orang tua juga dapat memanfaatkan sayur dan buah sebagai sarana bermain masak-masakan sehingga anak mau mencicipinya sambil bermain. Kita juga dapat memanfaatkan sayur atau buah yang kualitasnya tidak baik untuk dijadikan bahan permainan.
  • Berikan contohAnak selalu meniru apa yang dilakukan orang tuanya.  Hindari memaksa anak untuk memakan sayur atau buah tertentu apabila ia menolaknya. Orang tua sebaiknya memberi contoh untuk memakannya. Ungkapkan cita rasa sayur dan buah yang dimakan sehingga anak tertarik untuk mencobanya.
  • Jangan cepat menyerahJangan cepat bosan dan putus asa. Orang tua seringkali membuat keputusan dengan cepat: si kecil tidak suka sayur dan buah tertenu ketika ia menolaknya saat mencicipi. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa satu kali perkenalan saja tidak cukup. Dibutuhkan 10 sampai 12 kali usaha agar berhasil.

 

Selamat mencoba!

sumber: Intisari Online

Suplemen kesehatan anakExtragreen HPA jawabnya…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: