Kiat Mudik Tetap Bugar

uthor : Bimo Wijoseno

morguefile

Untuk Anda yang menyetir, lakukan peregangan setiap 1 jam sekali. Hanya perhatikan laju kendaraan agat tak menimbulkan kecelakaan.

INTISARI ONLINE * Mudik di hari raya tentu berbeda dengan hari biasanya. Karena berbarengan dengan banyak orang, berdesakan, kemacetan, apalagi antrian panjang menjadi tantangan. Berikut ini kiatnya.

Mudik dengan kendaraan umum

  • Makanlah di rumah makan yang benar-benar bersih. Makan sangat perlu dan jangan melakukan perjalanan lebih dari lima jam tanpa makan. Pilihlah makanan yang rendah lemak dan minum banyak air putih. Akan lebih baik jika membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Cucilah tangan sebelum makan.
  • Bawalah barang bawaan secukupnya saja
  • Hindari mengonsumsi terlalu banyak es dan gorengan karena bisa mengganggu tenggorokan
  • Minum vitamin jika perlu
  • Pilihlah waktu yang bertepatan dengan waktu tidur atau istirahat Anda
  • Jika mungkin, mudik jauh-jauh hari sebelumnya dan pulang sebelum atau sesudah arus balik untuk mengurangi kelelahan saat perjalanan.

Mudik dengan kendaraan pribadi

  • Pastikan kendaraan layak jalan
  • Kendaraan jangan diisi penuh, agar ada ruang yang cukup buat penumpang. Bawalah barang secukupnya.
  • Jika membawa balita, usahakan tidurnya cukup dalam perjalanan. Bawa serta mainan kesayangannya. Buat permainan kecil agar si buyung atau si upik tidak merasa bosan.
  • Perlengkapan si kecil, mulai dari baju, selimut, obat sampai makanan sebaiknya ditaruh di tempat yang mudah dijangkau.
  • Pakai busana yang praktis. Jangan terlalu terbuka karena hawa dingin AC bisa berpengaruh buruk pada Anda. Tetapi jangan juga memakai pakaian yang terlalu tertutup atau warnanya menyerap sinar matahari.
  • Jika mengalami motion sickness, seperti sakit kepala, pusing dan keluar keringat dingin, juga kurang nyaman dan mual, pindah ke tempat duduk yang guncangannya kecil (biasanya di jok depan). Cari udara segar secepatnya. Makan jangan berlebihan. Usahakan kepala dalam keadaan diam dan tarik napas dalam-dalam.

Bagi pengemudi

Lakukanlah peregangan satu jam sekali:

  • Kencangkan otot paha, tahan 2 – 3 detik kendurkan lagi. Ulangi lima kali.
  • Pegang setir dengan kedua tangan. Tekan yang keras ke arah dalam. Tahan 2 – 3 detik. Kembali kendurkan. Ulangi lima kali.
  • Gerakkan kepala ke arah bahu kanan, ke tengah, ke bahu kiri, ke tengah lagi. Ulangi lima kali.

Tentu saja gerak badan ini dilakukan ketika laju kendaraan tidak terlalu kencang dan kedua tangan tetap memegang kemudi.

  • Agar perjalanan bertambah nyaman, putar lagu kesukaan dan sediakan makanan kecil.
  • Beristirahatlah setelah menempuh 2 – 3 jam perjalanan.
  • Kalau mengantuk, usahakan tidur barang sejenak. Jangan lawan kantuk dengan minuman suplemen. Lebih baik istirahat.
sumber: Intisari Online
Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi & herbal 7in1….. luar biasa…

Daging Merah Picu Diabetes?

daging merah - wiku HPA

Suka menyantap daging sapi seperti beefsteak sapi atau sosis sapi? Sebaiknya mulailah berhati-hati. Karena konsumsi daging sapi berlebihan bisa memicu resiko penyakit diabetes. Bagaimana menyiastinya?

Daging merah merupakan sebutan untuk daging hewan ternak seperti sapi, kerbau, domba, kambing, kuda, babi dan lain-lain. Daging merah disukai karena kaya akan protein dan zat besi serta sejumlah nutrisi lain yang diperlukan oleh tubuh.

Namun, di sisi lain daging merah mengandung banyak lemak dan hormon yang bisa memicu terjadinya penyakit diabetes. Daging juga tinggi protein, protein akan memecah amonia yang bersifat karsinogenik pada manusia.

Sebuah studi dari Harvard School of Public Health, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa konsumsi daging merah dan olahannya secara berlebih bisa memicu obesitas yang beresiko meningkatkan penyakit diabetes tipe 2.

Tidak hanya itu, studi yang dilansir dalam American Journal of Clinical Nutrition pekan ini juga menyebut, makan 100 gram daging merah setiap hari bisa meningkatkan risiko diabetes 19%. Sedangkan makan 50 gram daging merah olahan (sosis, bakso, daging asap) setiap hari bisa meningkatkan risiko diabetes 51%.

Namun, resiko ini akan berkurang jika daging merah yang dimakan diganti atau diselingi dengan kacang-kacangan, daging unggas, susu rendah lemak atau makanan yang mengandung protein nabati.

(Odi/Odi)

sumber: detikHealth

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi & herbal 7in1….. luar biasa…