Resep Sehat: Pink Fruit Punch

pink fruit punch

Dok. Menu Sehat - Pink Fruit Punch

Intisari-Online.com – Segelas minuman segar menyegarkan hari yang indah. Selamat menikmati…

Bahan:

  • 1 buah nanas palembang
  • 100 g stroberi, buang kelopaknya, belah 2
  • 250 ml air jeruk segar (pilih jeruk yang manis)
  • 1 kaleng minuman soda berwarna merah
  • 3 jeruk baby, kupas, potong melintang
  • Es batu
  • Gula pasir (kalau perlu)

Cara membuat:

  • Kupas nanas, buang tengahnya, potong-potong.
  • Masukkan nanas, stroberi, air jeruk, minuman soda dalam blender. Haluskan.
  • Siapkan gelas-gelas saji yang bening. Basahi bibir gelas dengan ulasan potongan jeruk. Tempelkan ke gula pasir. Hias dengan potongan buah.
  • Isi gelas dengan es batu sampai penuh.
  • Beri potongan jeruk baby.
  • Tuang jus nanas-stroberi. Koreksi rasanya. Kalau kurang manis, beri sedikit gula pasir.
  • Minum segera.

Untuk 5 Gelas

Fakta Gizi Per Gelas

  • Kalori                93 kal
  • Protein                1,2 g
  • Lemak                0,4 g
  • Karbohidrat        23,8 g
  • Kolesterol           –
  • Serat                   1 g

sumber: Intisari Online

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…

Sambal Bawang Bisa Mencegah Kerusakan Jantung

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

bawang putih

foto: thinkstock

Jakarta, Banyak orang tidak suka makan sambal bawang karena aromanya bikin bau napas tidak sedap. Namun di balik baunya yang menyengat, bawang putih sangat berkhasiat untuk mencegah kerusakan sel-sel jantung akibat penyumbatan pembuluh darah.

Bawang putih yang sering dipakai sebagai bumbu masak maupun campuran sambal bawang mengandung senyawa bernama dialilsulfat. Dalam sebuah penelitian, senyawa tersebut terbukti mampu melepaskan gas hidrogen sulfida yang berguna untuk melindungi sel-sel jantung.

Hidrogen sulfida sudah lama diketahui bisa melindungi jantung, namun pemanfaatannya tidak praktis karena harus diberikan melalui suntikan. Kandungan dialilsulfat dalam bawang putih memberikan harapan bahwa gas hidrogen sulfida bisa diberikan dengan lebih praktis, yakni dengan cara ditelan.

“Kami telah melakukan penelitian untuk menemukan sebuah obat yang bisa melepaskan hidrogen sulfida lewat rute oral (ditelan) sehingga tidak perlu disuntikkan lagi,” ungkap Prof David Lefer dariEmory University yang melakukan penelitian itu seperti dikutip dariDailymail, Minggu (20/11/2011).

Percobaan yang dilakukan Prof Lefer memang masih terbatas pada tikus, namun hasilnya cukup menjanjikan. Sebagai simulasi serangan jantung, tikus-tikus itu diberi penyumbatan pembuluh darah selama kurang lebih 45 menit lalu diberi obat berisi dialilsulfat.

Dibandingkan tikus yang hanya disumbat pembuluh darahnya tanpa diberi obat apapun, tikus-tikus yang mendapat dialilsulfat lebih sedikit mengalami kerusakan sel-sel jantung. Tingkat kerusakan selama pembuluh darahnya tersumbat bisa dikurangi hingga 61 persen.

Secara alami, gas hidrogen sulfida juga diproduksi sendiri oleh tubuh dan dalam kadar yang cukup sangat berguna mencegah radang atau inflamasi pada sel-sel jantung. Namun pada jumlah yang berlebihan, gas ini juga bisa berakibat fatal yakni menyebabkan kematian.

(up/ir)

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…