Mana Bagian Terpedas dari Cabai?

cabai

REPUBLIKA.CO.ID,  Jakarta – Cabai itu rasanya pedas. Semua orang tahu itu. Tapi tahukah anda bagian mana dari cabai yang terpedas? Bijinya? Atau kulitnya, atau bagian yang mana?

Menurut ahli Teknologi Hasil Pertanian dari UGM, Dr Ir Wahyu Supartono, yang terpedas adalah bagian tengahnya. Saat anda membuka cabai, disitu terlihat biji-biji menempel pada sebuah bagian yang terlihat seperti sumbu, pas di tengah buah cabai. “Cicipi itu, itu yang bagian yang paling pedas,” ujarnya.

Dalam industri pembuatan sambal botolan misalnya, seorang pekerja yang bertugas sebagai Quality Control yang ingin menentukan cabe itu layak untuk dijadikan sambal atau tidak, biasa mengukur kepedasan cabai melalui cara ini. “Cabai dibuka, bagian tengahnya diambil dan ditempelkan ke lidahnya,” ujarnya.

Cabai yang  tingkat kepedasannya bagus, selain dicicipi bagian tengahnya, juga bisa diketahui melalui uji klinis di pabrik. Cabai yang benar-benar berkualitas tinggi, jika diencerkan dalam air selama 400 kali, harus tetap pedas. “Kalau tidak pedas lagi, berarati kualitasnya tidak bagus,” tuturnya.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Rosita Budi Suryaningsih
sumber: Republika Online

 

Iklan

Bikin Bakso Sendiri Yuk, Ini Dia Resepnya

bakso sapi

bakso sapi

 

REPUBLIKA.CO.ID,Bila khawatir mengonsumsi bakso yang beredar di pasaran lantaran cemas dengan kandungan formalin atau boraks, coba deh bikin bakso sendiri. Lebih hemat, lebih sehat. Simak yuk caranya:

Bahan-bahan :
Daging sapi segar        1 kg
Es / air es              200-300 gram
Garam                    30 gram
Tapioka                  100-300 gram
Bawang putih             2 siung (sesuai selera)
Merica                   1 sdt (sesuai selera)
STTP (jika diperlukan)   3 gram (0,2%)

Alat yang dibutuhkan :
Pisau
Talenan
Gilingan daging (food processor)
Sendok
Pencetak bakso
Saringan / serokan
Panci
Wadah / baskom
Kompor

Cara membuat :
Giling daging terlebih dahulu, campur gilingan daging dengan garam, es (dan STTP). Pencampuran bumbu beserta bahan pengisi (tepung tapioka, bawang dan merica) ini dilakukan bersamaan dengan penggilingan daging. Setelah tercampur jadi satu, cetak bakso dengan ukuran bulatan sesuai selera.

Masukkan hasil cetakkan, menggunakan tangan atau sendok ke dalam air panas 50-60 derajat celcius. Setelah semua bahan bakso dijadikan butiran dan dimasukkan kedalam panci tempat merebus, diamkan selama 10 menit. Perebusan dilakukan dalam air suhu 100 derajat Celcius, selama sepuluh menit. Ketika butiran telah mengambang, angkat menggunakan serokan secara perlahan, tiriskan.

Redaktur: Endah Hapsari
Reporter: nawang fatma putri
sumber: Republika Online