Teliti Memilih Kerupuk Kulit yang Halal

Devita Sari – detikFood

Foto: soy-bean.blogspot.com

memilih kerupuk kulit yang halal

Jakarta – Kerupuk sudah menjadi bagian tak terpisahkan saat bersantap sehari-hari. Salah satu jenis kerupuk yang digemari adalah kerupuk kulit. Tapi, penggemar kerupuk kulit kini harus berhati-hati, karena banyak kerupuk kulit tak halal yang beredar luas.

Siapa yang tak suka kerupuk? Bahkan makan tanpa kerupuk, serasa tak komplit rasanya. Itulah sebagian besar yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang telah menjadikan kerupuk yang renyah dan gurih ini menjadi bagian tak terpisahkan saat menyantap makanan setiap harinya.

Kerupuk dapat terbuat dari berbagai macam bahan, mulai dari kanji, ikan, udang, jengkol, sampai kulit sapi dan kulit babi. Oleh karena itu, khusus untuk kerupuk kulit inilah masyarakat khususnya kaum muslim harus berhati-hati. Selain bentuk dan teksturnya yang nyaris serupa, kerupuk kulit babi juga beredar bebas di masyarakat. Agar tidak terkecoh dengan kerupuk kulit yang tak halal, apa saja yang harus diperhatikan dalam membeli kerupuk kulit?

Tampilan kerupuk kulit ini sederhana, teksurnya berpori-pori karena terbuat dari kulit sapi yang dikeringkan. Dalam bentuk kering kerupuk kulit memang susah dikenali berasal dari binatang apa. Namun, umumnya kerupuk kulit yang berasal dari kulit babi biasanya berwarna lebih putih dan cerah. Selain itu kerupuk kulit dari bahan kulit babi ini juga memiliki ciri-ciri teksturnya lebih halus dengan lubang udaranya kecil-kecil dan lebih empuk.

Sebaliknya kerupuk kulit sapi berwarna agak sedikit kecoklatan. Pori-porinya lebih besar dan kasar dan rasanya kadang renyah-renyah keras. Biasanya kerupuk kulit babi dijual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan kerupuk sapi. Sebab kulit babi dianggap sebagai limbah sedangkan kulit sapi tidak.

Biasanya kerupuk kulit babi dijual di sepeda-sepeda dorongan, meski dalam penjualannya kebanyakan ditulis dengan jelas kalau menggunakan kulit babi. Selain itu, kerupuk kulit babi juga banyak tersedia di restoran-restoran milik warga Tionghoa karena kerupuk kulit babi banyak dijadikan pendamping dalam menikmati kwe cap atau bubur. Namun, agar tidak terkecoh dengan mengenali ciri-ciri khasnya Anda bisa lebih berhati-hati dalam membeli kerupuk kulit.

(dev/dev)

sumber: DetikFood

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…

Jangan Buang Bahan-bahan Sisa Masak!

Fitria Rahmadianti – detikFood

bahan sisa masak

foto: rubbermaid.com

Jakarta – Setelah memasak, biasanya ada saja bahan-bahan yang tersisa. Entah itu kaldu ayam yang terlalu banyak atau makanan kaleng yang hanya dibutuhkan setengah isinya. Rasanya sayang jika dibuang, bagaimana memanfaatkannya.

Solusi yang paling gampang, disimpan dalam freezer. Bagaimana cara menyimpan dalam freezer yang tepat? Cobalah ikuti tips singkat berikut ini:

Irisan bawang
Rendam irisan bawang mentah ke dalam air sebelum dibekukan. Teksturnya akan terjaga. Irisan bawang yang dibekukan begitu saja di dalam freezer akan lembek. Jika ingin digunakan, diamkan dalam suhu ruang terlebih dahulu sampai esnya mencair, baru pakai dalam masakan.

Pasta atau jus tomat
Pasta tomat biasanya dijual dalam kemasan kaleng. Jika masakan Anda tidak memerlukan pasta tomat sekaleng penuh, masukkan sisanya ke dalam cetakan es batu dan bekukan. Saat dibutuhkan, Anda tinggal mengambil beberapa buah pasta tomat beku sesuai keperluan. Untuk jus tomat, bekukan juga di cetakan es batu. Masukkan ke segelas cocktail Bloody Mary agar minuman terasa lebih segar.

Sari lemon dan jeruk nipis
Sisa perasan lemon dan jeruk nipis bisa dituang ke cetakan es batu, lalu dimasukkan ke freezer. Sari jeruk beku ini bisa digunakan untuk masakan atau minuman.

Rempah Daun
Rempah daun yang biasa digunakan sebagai penyedap seperti kemangi, daun salam, dan daun ketumbar bisa disimpan dalam waktu yang lama di freezer. Potong-potong, masukkan ke dalam air, lalu bekukan. Sebelum digunakan, cairkan dulu esnya lalu tiriskan.

Kaldu
Sesudah memasak ayam atau sayuran, jangan buang sisa kaldu yang tidak terpakai. Tuang ke dalam cetakan es batu dan bekukan. Ketika terburu-buru masak, Anda tinggal menggunakan kaldu beku tersebut. Masakan pun tetap lezat tanpa tambahan bahan tidak sehat seperti yang terdapat dalam kaldu buatan pabrik.

(Odi/Odi)

sumber: DetikFood

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…