Yoghurt Atasi Rasa Lelah Saat Berpuasa

yoghurt.Apakah tubuh anda sering cepat lelah selama puasa? Bisa jadi, makanan yang Anda makan menjadi penyebabnya. Padahal, ada beberapa makanan sehat bernutrisi tinggi yang baik untuk meningkatkan energi selama berpuasa.

Tubuh yang tidak fit sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, apalagi di bulan puasa seperti ini. Dengan memperbanyak makan makanan sehat bernutrisi secara teratur saat sahur dan berbuka, daya tahan tubuh tetap kuat dan kebugaran juga didapat.

Berikut, ada beberapa makanan sehat alami yang baik dimakan saat sahur dan berbuka.

Yoghurt
Yoghurt mengandung gula alami, protein dan pro-biotik. Makan 250 ml yogurt bisa membantu memberikan tambahan energi dengan cepat. Juga mencegah datangnya kantuk, dan berkhasiat baik untuk sistem pencernaan, serta mencegah bau mulut selama berpuasa.

Oatmeal
Semangkuk kecil oatmeal plus susu atau air akan memberikan energi pada tubuh dengan cepat. Kombinasi karbohidrat dan seratnya bisa memberi rasa kenyang lebih lama. Selain itu yogurt juga kaya akan mineral seperti magnesium dan fosfor yang bisa mencegah kelelahan.

Air atau jus
Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama kelelahan. Minum segelas air dingin atau jus buah segar yang memberi asupan vitamin C, A dan B1. Juga bisa mencegah dehidrasi yang memicu sakit kepala.

Kacang dan biji-bijian
Segenggam kacang-kacangan seperti kenari, almond,dan kismis kaya akan lemak omega 3. Tambahkan flaxseed atau biji bunga matahari pada makanan saat sahur maupun berbuka. Sebab, lemak tak jenuh didalamnya mampu dibakar dengan cepat dan bisa memberi pasaokan energi lebih cepat.

Makanan kaya zat besi
Zat besi merupakan salah satu nutrisi penting yang membantu mengatasi kelelahan. Kurangnya zat besi bisa menyebabkan anemia yang menjadi penyebab utama kelelahan mental dan otot. Selain itu zat besi bisa meningkatkan sirkulasi, yang akan memberikan pasokan oksigen ke otak. Bayam bisa jadi pilihan tepat untuk mendapatkan zat besi yang cukup.

(Odi/Odi)

sumber: detikFood

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi & herbal 7in1….. luar biasa…

Seri TOGA: Atasi Diabetes dengan Tomat

author : Agus Surono

Buah tomat (Solanum lycopersicum) gampang ditemui di keseharian. Biasa dikonsumsi langsung saat masih segar tanpa dimasak terlebih dahulu. Meski sedikit asam tapi rasanya enak dan segar. Tanaman tomat termasuk yang toleran terhadap ketinggian. Tanaman ini sangat menyukai tanah yang gembur dan kaya unsur hara agar pertumbuhannya optimal.

Tanaman ini memiliki bentuk daun yang bercangap menyirip. Bunganya berbentuk bintang dan berwarna kuning, sedangkan buahnya berbentuk bulat atau agak pipih tergantung jenisnya. Secara umum tomat sudah bisa dipanen saat tanaman berumur 2 – 3 bulan. Buah tomat mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, dan vitamin (A1, B1, dan C). Kandungan tersebut menyebabkan buahnya berkhasiat untuk pengobatan.

  • Diabetes
    Tomat dan semangka secukupnya dipotong-potong, lalu dibuah jus. Jus ini diminum beberapa kali sehari.
  • Gusi berdarah (gingivitis)
    Buah tomat dicuci bersih, lalu dimakan segar. Untuk pengobatan gusi berdarah ini setidaknya jumlah yang dikonsumsi sebanyak satu buah per hari selama satu bulan.
  • Bisul di mulut
    Buah tomat secukupnya dimasak bersama ikan segar, lalu dimakan sebagai lauk. Cara pengobatan ini dilakukan setiap hari selama 1-2 minggu hingga ada perubahan.
  • Bisul di perut
    Sebanyak satu buah tomat dipotong-potong kecil. Ke dalam potongan tomat tersebut ditambahkan sari buah dari satu buah jeruk asam dan madu secukupnya, lalu diaduk merata. Setelah itu ramuan dapat diberikan kepada penderita beberapa kali sehari dalam jumlah sedikit. Lakukan selama 3 minggu.
  • Kulit bengkak akibat keracunan
    Batang dan tomat direbus dalam air hingga mendidih, lalu didinginkan. Air rebusan tersebut dibalurkan ke bagian yang sakit. Untuk penderita panas dalam di perut dan usus sebaiknya hanya mengonsumsi buah tomat dalam jumlah yang sangat sedikit.
sumber: Intisari Online