Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

Merry Wahyuningsih – detikHealth

makanan yang dihindari dalam sahur

foto: thinkstock

Jakarta, Jangan malas bangun sahur karena ini penting untuk menjaga stamina tubuh saat tak mendapat asupan apa-apa sepanjang hari. Tapi sebaiknya jangan asal makan saat sahur karena bisa menyulitkan sistem pencernaan atau membuat puasa menjadi lebih berat.

Untuk tetap sehat selama Ramadan, tubuh harus mendapatkan jumlah normal makanan dari kelompok makanan utama, seperti karbohidrat (nasi merah, roti gandum, ubi, kentang), susu dan produk susu, ikan, daging dan unggas, kacang-kacangan, buah dan sayuran.

Mengingat panjangnya waktu puasa, maka Anda harus mengonsumsi karbohidrat kompleks pada saat sahur, sehingga makanan berlangsung lebih lama (sekitar 8 jam) dan membuat Anda tidak terlalu lapar di siang hari.

“Karbohidrat kompleks ditemukan dalam makanan yang mengandung biji-bijian dan seperti barley, gandum, oat, millet, semolina, kacang-kacangan, lentil dan tepung gandum,” jelas Dr Liza Thomas, dokter penyakit dalam di Canadian Specialist Hospital, seperti dilansir KhaleejTimes, Senin (23/7/2012).

Yang juga penting diperhatikan adalah minum banyak air dan serat selama sahur dan juga setelag berbuka puasa.

Selain makanan yang dianjurkan, Dr Liza juga menjelaskan beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur, antara lain:
1. Makanan berlemak dan gorengan
2. Makanan pedas dan kalengan
3. Makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat olahan
4. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, soda dan lainnya.

“Makanan yang digoreng, makanan yang sangat pedas dan makanan yang mengandung terlalu banyak gula seperti permen dapat menyebabkan masalah kesehatan dan harus dibatasi selama bulan Ramadan. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan, nyeri ulu hati dan masalah berat badan. Sedangkan minuman kafein harus dihindari terutama saat sahur,” tegas Dr Liza.

(mer/ir)

sumber: detikHealth

Didukung oleh: Kedai Mas ‘nDut – Mie Ayam Ceker

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…

Iklan

Minuman Sehat yang Bisa Bantu Bakar Lemak

Merry Wahyuningsih – detikHealth

ilustrasi: thinkstock

Jakarta, Tidak sedikit orang yang menghindari minum air saat menjalani program penurunan berat badan karena beranggapan air bisa menaikkan angka di timbangan. Namun beberapa minuman sehat ini justru dapat membantu mempercepat membakar lemak di tubuh. Apa saja?

Beberapa minuman sehat dapat membantu penurunan berat badan, juga membantu dalam detoksifikasi, memberikan nutrisi penting atau membantu untuk meningkatkan tingkat metabolisme Anda. Minuman sehat juga dapat membantu membakar lemak tabpa menambah kalori yang tidak diperlukan.

Berikut beberapa minuman yang dapat membantu membakar lemak, seperti dilansir Livestrong, Selasa (20/12/2011):

1. Teh hijau
Teh hijau merupakan pilihan utama bagi para pelaku diet karena menyediakan antioksidan dan membakar lemak dalam berbagai cara. Teh hijau mengandung polifenol yang disebut EGCG (Epigallocatechin gallate), antioksidan yang telah terbukti meningkatkan termogenesis (proses yang membantu mengubah kalori menjadi panas sehingga tidak disimpan sebagai lemak).

Kafein dalam teh hijau bekerja dengan EGCG untuk memberikan dorongan metabolisme yang lebih besar. EGCG dalam teh hijau juga membantu mengatur gula darah, memperlambat lonjakan insulin dan penyimpanan lemak setelah makan. Menambahkan 2-5 cangkir es atau teh hijau panas dapat membantu Anda membakar lemak tanpa mengonsumsi kalori ekstra.

2. Air kelapa
Satu cangkir air kelapa mengandung sekitar 50 kalori dan nol lemak, dan menyediakan jumlah tinggi nutrisi penting. Air kelapa kaya akan elektrolit kalium, kalsium, natrium dan magnesium, sehingga ideal untuk rehidrasi setelah olahraga berat.

Kandungan elektrolit air kelapa sangat mirip dengan darah manusia dan air kelapa pernah digunakan untuk transfusi darah darurat selama Perang Dunia II. Air kelapa juga rendah gula dan telah digunakan selama berabad-abad sebagai minuman yang memberikan energi dan meningkatkan tingkat metabolisme. Anda dapat minum air kelapa murni atau menambahkannya ke smoothie dan jus buah untuk meningkatkan energi.

3. Susu skim rendah lemak
Produk susu mengandung kadar kalsium tinggi, yang menurut studi dapat mencegah lemak perut dan meningkatkan metabolisme. Menurut University of Southwestern Medical Center di Dallas, mengonsumsi 1000 hingg 1200 miligram kalsium per hari dapat membantu mencegah penyimpanan lemak dan dapat menyebabkan tingkat metabolisme yang lebih tinggi.

4. Air putih
Salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan penurunan berat badan adalah dengan minum banyak air putih setiap hari. Studi tahun 2010 yang telah dipublikasikan dalam jurnal Obesity menunjukkan bahwa orang yang minum banyak air sebelum makan bisa menurunkan berat badan lebih banyak ketimbang orang yang tidak minum air. Air juga membantu Anda merasa kenyang dan membantu mengeluarkan lemak dan racun dari sel.

(mer/ir)

sumber: detikHealth

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…