Khasiat Teh Hitam Sehebat Teh Hijau

Jakarta

Teh hijau terkenal hebat khasiatnya karena kandungan antioksidan yang tinggi. Belum lagi mampu mencegah berbagai penyakit kronis. Padahal teh hitam yang sudah lama dikenal punya khasiat yang sama.

Banyak orang percaya bahwa teh hijau memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan, sehingga mereka yang menerapkan pola hidup sehat, memilih teh hijau yang lebih mahal. Padahal menurut Dr Carrie Ruxton, secangkir teh hitam pun mampu mengurangi resiko kanker, stroke, diabetes, atau kerusakan gigi.

Dr Carrie Ruxton, ahli gizi, menyatakan bahwa teh hitam memiliki kandungan senyawa katekin, theaflavin dan antioksidan. Zat ini bermanfaat untuk menangkal radikal bebas yang berperan penting bagi kesehatan dan manfaatnya tak kalah hebat dengan teh hijau.

Dalam penelitiannya, ia menemukan adanya senyawa yang sama antara teh hitam dan teh hijau. Kandungan yang terdapat pada dua jenis teh ini mampu meningkatkan fungsi pembuluh darah yang mengurangi resiko stroke secara signifikan.

Penelitian yang telah diterbitkan pada ‘Journal Network Health Dieticians’ ini, menyimpulkan, bahwa teh hitam dan teh hijau berasal dari tanaman camellia sinesis ini memiliki senyawa serupa. Juga memiliki manfaat kesehatan yang juga sama baiknya.

Dari 17 penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 lalu, didapati bahwa resiko serangan jantung pada orang-orang yang meminum 3 cangkir teh hitam setiap hari, 11 % lebih rendah dibanding mereka yang tidak.

Selain itu, Dr Catherine Hood dari Tea Advisory Panel mengatakan, “Teh hitam kini semakin menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan. Bagi yang sudah kenal, teh hitam adalah the hijau baru.” Teh hijau dan teh hitam sama hebat khasiatnya. Hanya saja, harga teh hijau lebih mahal dari teh hitam. Jadi, mau pilih yang mana?

(Odi/Odi)

sumber: DetikFood

Kopi Radix HPA – kopi plus Tongkat Ali. Klik di sini

Pir Bisa Turunkan Berat Badan

Ingin langsing? Info dari detikFood ini bisa dicoba….

Pir Bisa Turunkan Berat Badan

Foto : eyewatering.wordpress.com Jakarta

Sedang menurunkan berat badan? Disamping mengurangi jumlah makanan, beberapa jenis makanan bisa membantu penurunan berat badan lebih cepat. Memberi rasa kenyang lebih lama dan rasanya juga enak!

Bahan makanan bernutrisi tinggi bisa membuat rasa kenyang bertahan lama sekaligus meningkatkan metabolisme. Seperti menyertakan kacang – kacangan, telur serta daging pada menu harian untuk mempertahankan rasa kenyang sehingga tubuh tetap ramping.

Beberapa makanan berikut ini bisa mengurangi rasa lapar dan meningkatkan metabolisme tubuh agar tetap ramping.

Telur
Kandungan protein dalam telur bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Studi yang melibatkan 30 wanita dengan kelebihan berat badan atau obesitas menunjukkan, bahwa protein pada telur dapat mencegah lonjakan gula darah, yang dapat menekan nafsu makan.

Kacang
Menurut penelitian University of California di Davis, kacang memiliki senyawa cholecystokinin yang bisa membuat perut kenyang lebih lama dan menstabilkan kadar gula darah yang merupakan makanan tinggi serat, dan juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Teh Hijau
Kandungan antioksidan yang disebut dengan katekin dalam teh hijau membantu mempercepat metabolisme untuk pembakaran lemak dan bertanggung jawab untuk mengendalikan nafsu makan serta bisa menurunkan kolsterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Pir dan Apel
Pir dan apel mengandung serat pektin, yang membantu menurunkan tingkat gula darah dan nafsu makan. Wanita obesitas yang mengonsumsi 3 buah pir kecil atau apel per hari, bisa kehilangan berat badan lebih banyak daripada mereka yang melakukan diet tanpa buah.

Daging sapi tanpa lemak
Kandungan asam amino leusin yang berlimpah dalam makanan berprotein seperti daging, ikan, serta produk susu, dapat mengikis lemak dan mempertahankan elastisitas otot. Selain itu, juga efektif meredam nafsu makan.

Studi yang dilakukan oleh tim peneliti University of Illinois di Urbana-Champaign, melakukan percobaan terhadap 24 wanita paruh baya yang mengalami kelebihan berat badan. Mereka meminta responden mengonsumsi 300 g daging sapi tanpa lemak per hari. Hasilnya, mereka mampu mengikis lemak dan mengurangi masa otot lebih banyak dibanding dengan kelompok yang mengkonsumsi jumlah kalori sama, tetapi sedikit protein.

(Odi/Odi)

sumber: detikFood

Menikmati kopi sambil merasakan khasiat Herba? Klik di sini…