Kentang Bisa Menurunkan Tekanan Darah

author : K. Tatik Wardayati

Sebagai sumber karbohidrat, mampu menurunkan tekanan darah dan obesitas.

Intisari-Online.com – Dibalik fungsinya sebagai sumber karbohidrat, kentang ternyata juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Scranton, Pennsylvania, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa makan dua porsi kentang setiap harinya dapat mengurangi tekanan darah dalam tubuh.

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 18 laki-laki dan perempuan diminta untuk mengonsumsi 6-8 buah kentang seukuran bola golf, untuk makan siang dan makan malam selama sebulan. Sebagian besar dari mereka menderita obesitas dan mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Setelah sebulan, pemeriksaan medis menunjukkan penurunan yang signifikan pada tekanan darah. Kentang bahkan efektif mampu menggantikan obat penurun tekanan darah tinggi.

Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, sebaiknya kentang diproses tidak dengan menggoreng. Memanggang lebih baik, atau gunakan microwave, dan tanpa mengupasnya. “Kentang yang dimasak dalam microwave tanpa tambahan mentega, minyak, dan kecap, adalah yang terbaik bagi kesehatan Anda. Atau dengan direbus,” menurut Joe Vinson, pimpinan peneliti, seperti dikutipDailyMail.

Vinson menambahkan bahwa kentang juga memiliki keuntungan lain bagi mereka yang menderita obesitas. “Kentang mengandung karbohidrat tinggi dengan kalori lebih sedikit,” katanya.

Harapannya, hasil penelitian tersebut bisa membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

sumber: Intisari Online

Didukung oleh: Kedai Mas ‘nDut – Mie Ayam Ceker

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix HPA adalah kopi herbal 7in1….. luar biasa…

 

Umbi-umbian Dapat Mencegah Tekanan Darah Tinggi

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

img
Foto: Thinkstock

Jakarta, Di restoran cepat saji, kentang goreng sering dianggap salah satu menu paling tidak sehat bagi jantung dan pembuluh darah. Namun jika dimasak dengan benar, kentang maupun umbi-umbian lainnya justru bisa mencegah tekanan darah tinggi.

Umbi-umbian, khususnya kentang dan ubi jalar disebut-sebut banyak mengandung senyawa asam kolinergik. Bagi jantung, senyawa ini dapat mencegah peningkatan tekanan darah yang merupakan salah satu faktor risiko stroke maupun serangan jantung.

Dalam sebuah penelitian di University of Scranton, kentang dan umbi-umbian terbukti dapat mencegah hipertensi pada 18 penderita kelebihan berat badan atau overweight. Seperti yang telah diketahui, seseorang yang mengalami overweight lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi.

Penelitian yang dipimpin oleh Joe Vinson PhD tersebut dilakukan dengan mengganti menu makan para partisipan dari nasi atau roti menjadi umbi-umbian. Selama sebulan lamanya, para partisipan makan dengan umbi sebanyak 2 kali sehari dengan porsi yang telah diatur.

Setelah diamati perubahannya, tekanan darah para partisipan turun rata-rata 3,5 hingga 4,3 persen. Dibandingkan dengan partisipan di kelompok kontrol yang tetap mengonsumsi nasi dan roti, partisipan yang rutin mengonsumsi umbi-umbian memiliki jantung yang lebih sehat.

“Hasil penelitian awal ini menunjukkan umbi-umbian khususnya yang berwarna putin dan merah bisa menurunkan tekanan darah. Perlu peneltiian lebih lanjut untuk memastikannya,” ungkap Prof Vinson seperti dikutip dari Menshealth.com, Sabtu (3/9/2011).

Selain itu, jika dimasak dengan benar maka kentang dan umbi-umbian memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding nasi. Indeks glikemik yang lebih rendah menunjukkan bahwa makanan tersebut membuat perut terasa kenyang lebih lama sehingga tidak bikin gemuk.

Salah satu umbi-umbian yang kadang-kadang jard tidak sehat karena salah memasaknya adalah kentang. Menurut Prof Vinson, kentang akan lebih sehat jika dimasak tanpa mentega, minyak dan tentu saja garam karena garam justru bisa meningkatkan tekanan darah.

(up/ir)

sumber: detikHealth

Kopi 3in1? Itu biasa…  Kopi Radix-HPA adalah kopi & herbal 7in1….. luar biasa…