Kuningnya Kunyit Bikin Tak Gampang Pikun

img
(Foto: thinkstock)

Jakarta, Kunyit tak hanya sekedar bahan bumbu masakan, tetapi jauh dari itu kuningnya kunyit menyimpan manfaat kesehatan dan penyembuhan. Kunyit juga menjauhkan risiko orang mengalami kepikunan dan penyakit Alzheimer.

Kunyit dikenal dengan nama latin Curcuma Domestica, yang merupakan tanaman obat asli dari Asia Tenggara yang tumbuh baik di Indonesia.

Kandungan zat pewarna kuning (curcumin) pada kunyit dapat mengurangi efek dari plak protein pada otak yang bisa menyebabkan penyakit

Alzheimer atau dementia (kepikunan), menurut hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry, seperti dilansir Livestrong, Rabu (27/4/2011).

Studi tersebut menunjukkan bahwa curcumin yang menghambat produksi protein amiloid-beta, yang terdiri dari plak yang mengganggu fungsi otak pada penderita Alzheimer.

Para peneliti mencatat bahwa studi ini adalah yang pertama dari jenisnya untuk menentukan mekanisme efek curcumin pada proses penyakit penurunan fungsi otak.

Menurut hasil studi yang dipublikasikan pada Annals of the Indian Academy of Neurology, kunyit juga memiliki sifat antioksidan, anti inflamasi (anti peradangan) dan lipid-soluble yang dapat meningkatkan kemampuan otak dan menjauhkan risiko kepikunan dan penyakit Alzheimer.

Kunyit mengurangi stres oksidatif, mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, menghambat pembentukan protein beta-amyloid, mengurangi inflamasi dan melindungi terhadap gangguan fungsi otak oleh logam beracun yang memberikan kontribusi untuk perkembangan penyakit penurunan fungsi otak.

Kunyit juga bermanfaat pada orang yang mengalami depresi karena kunyit memiliki kemampuan untuk mengatur pelepasan neurotransmitter serotonin dan dopamin.

Rempah-rempah ini juga telah terbukti dapat mendorong pertumbuhan saraf di lobus frontal, yang merupakan wilayah otak yang bertanggung jawab untuk kognisi, dan juga di hippocampus yang merupakan area otak yang terkait dengan memori.

(mer/ir).

sumber: detikhealth.com

Kopi Radix HPA, sinergi 7 Herba dalam secangkir kopi? Klik di sini

note: kunyit=kunir

Iklan

Manfaat Minum Kopi

Manfaat Minum Kopi

Manfaat Minum Kopi.

Minum empat cangkir kopi dalam sehari bisa membantu melindungi Anda dari risiko kanker mulut. Tapi, dokter menganjurkan agar tidak minum kopi dalam takaran berlebihan. Sebab, kafein di dalamnya dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.

Beberapa dari 1.000 bahan kimia yang terdapat dalam kopi – termasuk antioksidan – mungkin menawarkan perlindungan terhadap berbagai jenis kanker. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan tim dari University of Utah, Amerika Serikat.

Penelitian terdiri dari sembilan studi yang dilakukan di Eropa, Amerika dan Amerika Tengah, dengan membandingkan kebiasaan minum kopi sekitar 5000 pasien kanker dan lebih dari 9.000 orang sehat. Dari penelitian juga dilihat kebiasaan merokok, makan dan juga konsumsi alkohol. Para peneliti menemukan, peminum kopi reguler risiko terkena kanker mulut dan kerongkongan, lebih rendah 39 persen daripada orang yang tidak minum kopi.

“Kami memiliki sample yang cukup besar dan kami mengombinasikan data dari banyak penelitian. Kami memiliki kekuatan statistik yang lebih untuk mendeteksi antara kanker dan kopi,” kata Mia Hashibe, kepala peneliti, seperti dikutip dari Times of India.

Studi tentang hubungan antara kopi dan kanker menurut sebagian orang cukup membingungkan dan kadang-kadang hasilnya kontradiktif. Hal itu karena minum kopi bisa jadi penanda faktor gaya hidup lainnya yang bisa meningkatkan risiko kanker, seperti merokok dan konsumsi alkohol.

Sumber:  harianberita.com

Berminat dengan kopi Radix? Klik di sini…